Buku ini berjudul Tonggak-Tonggak sejarah Ekonomi ditulis oleh,
Prof. Dr.W.I.M Poli Seorang Guru Besar Ekonomi Di Universias Hasanuddin
Makassar, Lahir pada 25 Juni 1938 di sebuah Daerah di Nusa Tenggara Timur, ia memperoleh
Gelar Doktor Of Philosof (PH.D) dari University of New England, Armidale, New
south Wales, Australia. Buku-buku lain yang di tulisnya adalah SUARA HATI YANG MEMBERDAYAKAN; GAGASAN
PEMERDAYAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JAYA PURA;MODEL SOSIAL PEMBANGUNAN;
YAWADATUNG DI TANAH PAPUA; DERITA KARYA DAN HARAPAN PAPUA.Buku yang terdiri dari 7 BAB ini memulai tulisannya dengan Alur pikirnya dengan menjabarkan mengenai pemikiran sebelum ada Adam Smith meliputi pemikiran Yunani Kuno, Ilmuan Islam, Kaum Skolastisi, Merkantilisme, dan Kaum Fisioklasi, pemikiran yunani kuno dengan tokoh seperti Sokrates, Plato, Aries Toteles, dan zeno menerangkan suatu gagasan filosofis dimana segala sesuatu berhubungan dengan segala sesuatu dengan hukum alam yang mengaturnya. Pikiran dan perilaku manusia yang arif, termasuk dibidang Ekonomi ialah menyesuaikan dengan hukum alam tersebut dalam BABawal Plato memperkenalkan konsep tentang Kota yang baik “Menurut pendapatku sebuah kota lahir karena setiap orang didalamnya banyak mempunyai kebutuhan yang tidak dapat di penuhi sendiri, maka jika orang menggantungkan pemenuhan kebutuhannya kepada orang lain, dan suatu kebutuhan lainnya lagi kepada seseorang yang lain lagi, dank arena ada banyak kebutuhan yang harus di penuhi maka oaring berkumpul disuatu tempat sebagai sejumlah mitra dan pembantu,dan tempat pemukiman yang sama ini kita namakan kota” Tulis Plato.
Pada BAB selanjutnya yaitu pemikiran
Adam Smith penulis, menjabarkan riwayat hidup tokoh serta tiga karya (satu
pikiran) yang di lahirkan oleh Adam Smith, penulis juga tidak luput
mengcantumkan masalah terkait pemikiran Bapak Ekonomi Modern ini. Seperti yang
kita tahu Adam Smith hidup pada masa abad pencerahan ketika mana di percaya
bahwa dengan kekuatan akalnya manusia dapat mengamati pokok kajiannya dan
menarik kesimpulan yang obyektif dan benar, Adam Smith menawarkan tentang
system kebebasn yang Alamiah khususnya terkait Prekonomian. Menurut tokoh ini
pasar akan senantiasa stabil di bawah kendala Invisible Hand.Gagasan inilah
yang kemudian mengagumkan ebuah system pasar bebas. Namun tidak seperti yang di
pikirkan sebagian orang, dalam pemikirannya Adam Smith sangat menitikberatkan
hubungan antara manusia denagan manusia yang harmoni khusunya di jelaskan
didalam salah bukunya “THEORY OF MORAL SENTIMAN”.
Di
dalam buku, ini di terangkan pula pemikiran Ekonomi Kaum klasik, pemikiran
Karl Max, pemikiran Kaum Neoklasik, serta pemikiran Jonh Maynard
Keynes(1883-1946). Yang kemudia ditutup dengan BAB berjudul “DARI MASA LALU KE MASA DEPAN” pada BAB
terakhr ini penulis dengan Jelinya menghubungkan Relefansi antara GAris sejarah
pemikiran Ekonomi dengan kondisi zaman kini termasuk pentingnya untuk tidak
meninggalkan kearifan lokal utmuk mrncapai kemajuan suatu Negara.
Dapat kita lihat bahwa buku ini
berusaha memperlihatkan “Benang merah”
pemikiran yang muncul terus menurus sepanjang zaman , yang didalamnya terdapat
Kontinyitas dan Diskontinyuitas.Hal yang penting untuk kita kutip dalam buku
ini ialah bahwa tujuan yang semestinya dicapai ketika mempelajari alur sebuah
sejarah ialah menegerti apa yang difikirkan dimasa lalu.,untuk memahami masa
kini., dalam rangka mengantisipasi masa depan.
0 Komentar